Hadir di PESTA PULAU PINANG MALAYSIA : 28 Nov 2011 - 1 Jan 2012 - Pavilion Sumatera Utara Indonesia - Contact : RUMI SYAHRATTA - H/P 0164076434

Mioma Uteri

Mioma uteri adalah adalah tumor jinak pada rahim yang berasal dari otot rahim. Isitilah lain dikenal juga dengan mioma atau myom atau tumor otot rahim. Pada umumnya mioma uteri diprediksi terjadi pada wanita usia di atas 35 tahun.

Miom dapat muncul di dalam atau di luar rahim atau dalam otot dinding rahim. Miom biasanya tumbuh dari satu sel otot kecil yang terus berkembang.

Penyebab

Beberapa teori menyebutkan awalnya pertumbuhan tumor ini  adalah gangguan fungsi saraf yang disebabkan gangguan hormon estrogen serta emosi yang tidak seimbang. Gangguan fungsi saraf itu kemudian menyebabkan kesalahan bentuk otot di dalam rahim. Pada jaringan mioma jumlah reseptor estrogen lebih tinggi dibandingkan jaringan otot kandungan (miometrium) sekitarnya sehingga mioma uteri ini sering kali tumbuh lebih cepat pada kehamilan (membesar pada usia reproduksi) dan biasanya berkurang/emngecil ukurannya sesudah menopause.
 
Jenis

Mioma uteri ini ada beberapa jenis. Berdasarkan lokasinya mioma uteri dapat dibagi dalam tiga jenis yaitu :
1.   Pertumbuhan tetap di dalam dinding rahim (intramural).
2.   Pertumbuhan ke arah rongga rahim (submukosa).
3.   Pertumbuhan ke arah permukaan dinding rahim (subserosa).



Gejala-gejala

Setengah dari wanita penderita miom tidak merasakan gejala-gejala, kebanyakan penderita mengetahui menderita miom pada saat pemeriksaan rutin panggul atau pada saat pemeriksaan kehamilan. Gejala-gejala miom yang sering terjadi :
  • Pendarahan yang banyak dan lama selama masa haid atau pun di luar masa haid.
  • Rasa nyeri karena tekanan tumor dan terputarnya tangkal tumor, serta adanya infeksi di dalam rahim.
  • Perut selalu terasa penuh.
  • Nyeri saat berhubungan intim.
  • Sering berkemih karena miom menekan kandung kemih.
  • Tekanan pada panggul.
  • Infertilitas atau keguguran.
  • Sering sembelit.
Pada umumnya miom tidak berbahaya, tetapi miom dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan dapat mengarah pada komplikasi misal anemia karena kehilangan banyak darah. Miom juga membuat sulit untuk hamil karena mengganggu kemampuan sel telur yang telah terbuahi untuk implantasi pada dinding rahim. Terkadang miom juga menyumbat saluran untuk melahirkan sehingga menimbulkan komplikasi pada saat kehamilan dan melahirkan.

Ada juga beberapa kasus dimana miom dapat tumbuh keluar dari rahim pada stalklikeprojection . Jika miom memilih pada stalk ini, maka akan terasa nyeri berat di bagian bawah perut yang tajam dan tiba-tiba. 
(sumber : berbagai sumber )